TIPS PEMASANGAN SOUND SYSTEM

Memang benar sound system berkualitas menghasilkan reproduksi suara atau bunyi berkualitas pula. Namun demikian sistem pemasangan maupun perkabelan dapat menimbulkan distorsi jika dilakukan sembarangan. Bentuk distorsi dapat berupa desis/nois, hum, brooning.
Di bawah ini ada tips yang boleh dipakai sebagai pedoman :
1. Jika memungkinkan susun peralatan sound system secara vertikal dalam satu rak.
2. Gunakan kabel sependek mungkin.
3. Gunakan kabel warna (merah/hitam) dari amplifier ke speaker agar tidak terbalik.
4. Pasang blower atau kipas angin jika power output amplifier cukup tinggi.
5. Grounded atau bumikan seluruh peralatan sound system pada satu titik dengan kabel tunggal diameter 2 – 3 mm.
6. Gunakan sekring tersendiri untuk masing-masing alat.
Sebagai contoh, kaset dengan CD. Kaset menyimpan signal-signal audio secara magnetik. Dalam kurun waktu tertentu signal magnetik ini dapat menurun/melemah (weakness) akibat gaya tarik-menarik diantara kutub-kutub magnet berdekatan. CD menyimpan signal-signal audio dalam bentuk titik-titik optise-lektris yang teoritis tidak akan mengalami perubahan dalam jangka relatif lama. Dengan demikian kualitasnya lebih unggul dibanding kaset. Dari perbandingan sekilas tadi and dapat menentukan pilihan anda.

One thought on “TIPS PEMASANGAN SOUND SYSTEM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s