JUM’AT PEMBERDAYAAN GURU: MENGAPA MESTI DIIKUTI

Oleh: Agus Saefudin

 

Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai standard serta mampu bersaing secara global menjadi tujuan bagi setiap lembaga pendidikan, oleh karena itu setiap penyelenggara pendidikan dituntut untuk menyelenggarakan proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standard Nasional Pendidikan dimana setiap satuan pendidikan melakukan perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran dalam upaya menjamin terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Perencanaan proses pembelajaran meliputi penyusunan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang sekurangkurangnya memuat tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pembelajaran, sumber belajar dan penilaian hasil belajar serta karakter dan budaya bangsa yang diharapkan. Pelaksanaan proses pembelajaran mencakup kegiatan pendahuluan, kegiatan inti melalui eksplorasi, elaborasi dan konfirmas, serta kegiatan penutup. Pelaksanaan pembelajaran yang berbasis kepada keaktifan siswa (student centered learning) memerlukan kreativitas dan inovasi dari guru yang dituangkan perencanaan pembelajaran aktif, inovatif, kreatif,  efektif dan menyenangkan memerlukan pengembangan berbagai strategi, metoda dan media. Penilaian hasil belajar merupakan penilaian terhadap ketercapaian hasil belajar dan kompetensi peserta didik baik yang dilakukan oleh guru maupun oleh satuan pendidikan.

Pembelajaran yang berkualitas juga tidak dapat luput dari lingkungan belajar yang kondusif serta kehidupan kesiswaan yang baik. Siswa yang telah memahami arti penting belajar tentunya akan lebih mudah menyerap ilmu pengetahuan yang diberikan oleh gurunya. Kehidupan kesiswaan yang baik dimana pribadi siswa berkembang menjadi pribadi yang tangguh dan paripurna yang memiliki tidak hanya kecerdasan intelektual tetapi juga kecerdasan spiritual dan emosional yang tinggi akan dapat diwujudkan dengan menumbuhkan karakter dan budaya bangsa yang adi luhung. Dengan demikian tata tertib siswa menjadi penting untuk diterapkan secara benar yang didukung dengan penerapan angka pelanggaran siswa.

Berjalannya kehidupan sekolah tidak akan lepas dari pembiayaan. Pembiayaan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah tertuang dalam Rencana Anggaran Kegiatan Sekolah (RAKS). Dengan demikian sosialisasi program dan prosedur pembiayaan untuk pelaksanaan kegiatan yang dimulai dengan penyusunan program dilanjutkan dengan proposal kegiatan serta pelaksanaan kegiatan mengacu pada standar nasional pembiayaan dan pada akkhirnya semua kegiatan harus melaporkan hasilnya. Untuk itu warga sekolah menjadi urgen untuk memahami standar pembiayaan ini. Lebih lanjut diketahui bahwa kegiatan pembelajaran tidak mungkin dapat terlaksana dengan baik tanpa dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Sarana dan prasarana akan dapat maksimal ketika kebutuhan warga sekolah telah terencana dengan baik dan tercover dengan baik dalam pembiayaan sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa warga sekolah seharusnya ikut berperan aktif dalam merencanakan, mengadakan hingga merawat sarana dan prasarana sekolah untuk mendukung kegiatan pembelajaran yang berkualitas. SMK yang baik adalah sekolah yang mendapat dukungan penuh dari dunia usaha/industri serta mempunyai unit produksi/jasa yang dapat menghidupi warga sekolah. Dengan demikian guru juga menjadi penting untuk mengetahui program hubungan masyarakat, unit produksi jasa dan hubungan industry (humas/uphi) agar dapat secara aktif ikut mendukung dan berperan dalam mengembangkan sekolah.

Dengan demikian tujuan dari dilaksanakannya Workshop/IHT pada tiap Jum’at Pemberdayaan Guru ini, adalah:

  1. Guru mengembangkan kurikulum SMK Negeri 2 Bawang meliputi pengembangan silabus (Buku 2 KTSP) dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) (Buku 3 KTSP);
  2. Guru dapat menyusun perangkat pembelajaran guru berbasis PAIKEM (pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan) dan pendidikan karakter dan budaya bangsa secara lengkap dan benar, mulai dari perencanaan, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi serta tindak lanjut hasil belajar yang berupa program remedial dan pengayaan;
  3. Guru memahami tata tertib sekolah dan tata tertib siswa serta implementasinya dalam kehidupan bersekolah sesuai dengan angka pelanggaran siswa;
  4. Guru memahami alur keuangan dan aturan-aturan yang sesuai dengan Pedoman Pendanaan Keuangan yang berlaku dan syarat-syarat yang harus dilengkapi untuk pertanggungjawaban keuangan secara benar;
  5. Guru memami pemenuhan sarana dan prasarana sekolah sesuai dengan prioritas kebijakan sekolah yang tertuang dalam Program Tahunan, Program Menengah, dan Program Jangka Panjang;
  6. Guru memahami program hubungan masyarakat, hubungan industri dan unit produksi/jasa yang direncanakan oleh sekolah sehingga dapat berperan aktif dalam mendukung program humas dan uphi tersebut.

Dengan memperhatikan uraian di atas maka Workshop/IHT (in house training) Pemberdayaan Guru ini mempunyai arti yang penting dan strategis dalam meningkatkan kualitas guru serta diharapkan dapat meningkatkan peran aktif guru dalam mengembangkan SMK Negeri 2 Bawang.

Untuk yang pertama direncanakan 5 kali Jum’atan kita sharing dan diskusi tentang bagaimana memberdayakan diri dalam tiap bidang kerja. Nah, jika kegiatan awal ini berlangsung dengan baik dan mempunyai manfaat serta daya guna yang signifikan, maka percayalah, Insya Allah kita dapat membiasakan, membudayakan bahkan menjadi terbiasa dengan kegiatan seperti ini dan tentunya masih banyak hal yang dapat kita bagikan dan sharing bersama, untuk menjadi guru yang lebih baik lagi dari waktu ke waktu. So, mayuh kita ikuti jum’at pemberdayaan guru ini dengan ikhlas dan riang gembira. ****

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s