RANGKAIAN PENGUSIR TIKUS NYAMUK DAN KECOA

Rangkaian-Pengusir-Tikus-dan-Nyamuk

 

Rangkaian pengusir tikus, nyamuk dan kecoa ini bekerja dengan mengeluarkan suara ultrasonic yang telah kita ketahui bisa mengganggu pendengaran serangga sehingga tikus, nyamuk dan kecoa akan menjauh. Frekuensi yang dihasilkan rata-rata 30-50 KHz.

Banyak rangkaian pengusir serangga tetapi tidak semuanya dapat bekerja efektif dalam mengusir seranga. Hal ini seperti yang kita ketahui sendiri ada beberapa jenis serangga yang memliki respons berbeda terhadap frekuensi ultrasonic. Pada tikus misalnya, ada tikus rumah, tikus got, tikus sawah dan tikus wirok. Ini juga yang menyebabkan beberapa pengusir tikus sama sekali tidak berpengaruh terhadap tikus. Demikian juga dengan nyamuk ada bermacam-0macam jenis nyamuk. Pada beberapa hama ditemukan frekuensi 35 KHz supaya bisa mengganggu pendengaran mereka sedangkan pada hama yang lain ditemukan 50KHz, dan jelas tidak efisien jika tidak membuat beberapa rangkaian dengan frekuensi yang berbeda. Adapun rangkaian pengusir serangga yang umum dilengkapi dengan VR untuk mengatur frekuensi keluaran, sehingga jika kita menghendaki frekuensi yang berlainan kita harus sering mengatur secara manual agar dihasilkan efek yang maksimal dalam mengusir serangga.

Setelah mencari beberapa rangkaian pengusir tikus, saya menemukan satu rangkaian yang bisa memecahkan masalah tersebut. Kelebihan rangkaian tersebut adalah secara otomatis dan terus menerus akan merubah frekuensi keluaran dengan rentang antara 30-50 KHz dengan timing yang sudah ditentukan.

IC CA3130 disini berfungsi sebagai oscilator gelombang frekuensi berbentuk persegi yang diumpankan ke inpit clock IC CD4047 yang merupakan IC pencacah dekade yang banyak digunakan. Disinilah timing itu dilakukan. VR1 digunakan untuk merubah pulsa clock. sedangkan IC3 adalah sebagai multivibrator astabil yang beroperasi pada frekuensi hampir 80 KHz yang kemudian keluarannya diperkuat oleh transistor BD 139 – BD 140 supaya bisa menjangkau area yang luas.

 

Untuk bisa memastikan alat ini tidak error harus digunakan osiloskop untuk melihat frekuensinya cacat atau tidak. Demikian dari saya, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

(Sumber: http://belajarelektronika-asyik.blogspot.com/2012/03/rangkaian-pengusir-tikus-nyamuk-dan.html)

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s